Doa Sesudah Adzan
Pendahuluan Singkat
Doa sesudah adzan adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada umat Islam setelah mendengar lantunan adzan. Doa ini memiliki keutamaan besar, yaitu mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat. tafsirweb
Kapan Doa Ini Dibaca
Doa ini dibaca:
- Setelah adzan selesai dikumandangkan oleh muadzin tafsirweb
- Setelah menjawab kalimat-kalimat adzan dan membaca shalawat kepada Nabi tafsirweb
- Sebelum iqamah (waktu antara adzan dan iqamah adalah waktu mustajab untuk berdoa) detik
Daftar Versi Doa
Doa sesudah adzan memiliki 2 versi utama yang valid:
- Versi 1: Versi pendek (inti doa utama sesuai hadits Bukhari)
- Versi 2: Versi lengkap (ditambah doa untuk orang tua)
Detail Setiap Versi Doa
Versi 1
Nama versi: Doa Utama Sesudah Adzan
Label: Versi inti (hadits Bukhari)
Sumber: HR. Bukhari no. 4719, dari Jabir bin Abdullah ra islam.nu.or
Teks Arab:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ المِيْعَادَ
Teks Latin:
Allāhumma rabba hādzihid dakwatit tāmmah, was shalātil qā'imah, āti sayyidanā muhammadanil wasīlata wal fadhīlah, wab'atshu maqāmam mahmūdanil ladzī wa'attah, innaka lā tukhliful mī'ād.
Terjemahan:
"Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan shalat yang berdiri, berikanlah wasilah (tempat di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad SAW. Bangkitkan ia pada kedudukan terpuji (hak syafa'at) yang Kaujanjikan. Sungguh, Engkau tidak akan menyalahi janji." islam.nu.or
Keterangan penggunaan:
Ini adalah doa utama yang diajarkan Rasulullah SAW. Membacanya membuat seseorang wajib mendapatkan syafaat Nabi di hari kiamat. islam.nu.or
Perbedaan dengan versi lain:
Versi ini adalah inti doa tanpa tambahan doa untuk orang tua.
Versi 2
Nama versi: Doa Sesudah Adzan Lengkap dengan Doa untuk Orang Tua
Label: Versi lengkap
Sumber: HR. Bukhari (doa utama) + doa untuk orang tua dari Quran Surah Al-Isra ayat 24 islam.nu.or
Teks Arab:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّداً الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ المِيْعَادَ
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Teks Latin:
Allāhumma rabba hādzihid dakwatit tāmmah, was shalātil qā'imah, āti sayyidanā muhammadanil wasīlata wal fadhīlah, wab'atshu maqāmam mahmūdanil ladzī wa'attah, innaka lā tukhliful mī'ād.
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.
Terjemahan:
"Ya Allah, Tuhan seruan yang sempurna dan shalat yang berdiri, berikanlah wasilah (tempat di surga) dan keutamaan kepada Nabi Muhammad SAW. Bangkitkan ia pada kedudukan terpuji (hak syafa'at) yang Kaujanjikan. Sungguh, Engkau tidak akan menyalahi janji.
Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil." islam.nu.or
Keterangan penggunaan:
Versi ini menggabungkan doa utama dengan doa untuk orang tua, cocok untuk yang ingin memperbanyak doa sekaligus mendoakan orang tua. islam.nu.or
Perbedaan dengan versi lain:
Memiliki tambahan doa untuk orang tua di akhir yang tidak ada di Versi 1.
Arti dan Makna
Makna Kata-Kata Kunci: tafsirweb
| Kata | Makna |
|---|---|
| الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ (da'watit tāmmah) | Panggilan yang sempurna (adzan), karena seruan menuju ibadah paling mulia |
| الصَّلَاةِ qَائِمَةِ (shalātil qā'imah) | Shalat yang akan didirikan setelah adzan |
| الوَسِيْلَةَ (al-wasīlah) | Kedudukan tertinggi di surga yang hanya untuk satu orang saja, Nabi Muhammad berharap itu miliknya tafsirweb |
| الفَضِيْلَةَ (al-fadhīlah) | Keutamaan Nabi Muhammad atas seluruh makhluk di hari kiamat tafsirweb |
| مَقَامًا مَحْمُودًا (maqāmam mahmūdā) | Kedudukan terpuji = hak memberi syafaat bagi hamba Allah yang dikehendaki tafsirweb |
Keutamaan atau Keterangan
Keutamaan Utama: tafsirweb
"Barangsiapa yang mendengar adzan kemudian membaca doa ini, maka wajib baginya untuk mendapatkan syafa'atku pada hari kiamat."
— Rasulullah SAW (HR. Bukhari) tafsirweb
Keutamaan Lainnya:
- Doa antara adzan dan iqamah tidak ditolak detik
- Merupakan sunnah Rasulullah SAW tafsirweb
- Mengingatkan bahwa adzan adalah panggilan sempurna yang harus dipenuhi tafsirweb
Tata Cara atau Adab
Urutan Adab Saat Mendengar Adzan: tafsirweb
- Menjawab adzan sesuai ucapan muadzin, kecuali pada "Hayya 'alasshalah" dan "Hayya 'alalfalah" dijawab "Lā haula wa lā quwwata illā billāh"
- Menjawab kalimat syahadat muadzin dengan:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ... - Membaca shalawat kepada Nabi (paling baik: shalawat Ibrahimiyah seperti di tahiyat shalat) tafsirweb
- Membaca doa sesudah adzan (Versi 1 atau Versi 2)
- Banyak berdoa sesuai kebutuhan karena waktu ini mustajab detik
Catatan Penting
⚠️ Tentang lafaz tambahan (إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ):
Ada perbedaan pendapat ulama. Sebagian menganggap riwayat ini shahih (Ibnu Baz, Ibnu Utsaimin menganjurkan menyertakannya), sebagian lain mencukupkan tanpa lafaz ini. Kedua pendapat boleh diamalkan dengan saling berlapang dada. tafsirweb
✅ Doa ini tauqifiyah (harus berlandaskan nash), tidak boleh menambah atau menguranginya secara sembarangan. tafsirweb
FAQ
Q: Kapan waktu terbaik membaca doa ini?
A: Setelah adzan selesai, setelah menjawab adzan dan membaca shalawat, sebelum iqamah. tafsirweb
Q: Apakah harus membaca versi lengkap?
A: Tidak wajib. Versi singkat (Versi 1) sudah cukup dan mendapat janj syafaat Nabi. islam.nu.or
Q: Boleh berdoa doa lain setelah adzan?
A: Sangat dianjurkan! Waktu antara adzan dan iqamah adalah waktu mustajab, boleh berdoa sesuai kebutuhan. detik
Q: Apakah muadzin juga membaca doa ini?
A: Ya, muadzin juga dianjurkan membaca doa ini setelah selesai mengumandangkan adzan.
Doa Terkait
- Doa Iqamah: Dibaca setelah adzan sebelum shalat didirikan
- Shalawat Ibrahimiyah: Shalawat terbaik untuk dibaca setelah adzan tafsirweb
- Doa Antara Adzan dan Iqamah: Doa apa saja sesuai kebutuhan karena mustajab detik
- Jawaban Adzan: Kalimat menjawab setiap lafaz adzan dari muadzin ruangguru
Wallāhu a'lam bish-shawāb.